Dan Firman Tuhan Datang Kepada…

Sekelompok orang di perahu di Asia Tenggara melambangkan bagaimana Firman Tuhan menjangkau komunitas di berbagai tempat dan budaya

“Sebagai seorang pemimpin gereja, saya tersentuh oleh pelayanan para penerjemah. [Tahun-tahun yang dibutuhkan] bukanlah waktu yang singkat dan mudah. Jika bukan karena Tuhan, mustahil Firman Tuhan dapat diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa suku ini. Ini adalah pertama kalinya terjadi di gereja dan suku kami, di mana komunitas, didampingi oleh mitra dari [lembaga penerjemahan Alkitab], dapat menerjemahkan Firman Tuhan ke dalam bahasa suku mereka sendiri. Saya akan mendorong penggunaan Injil Lukas dan Film Yesus dalam kebaktian gereja dan kegiatan penginjilan. Harapan kami adalah agar jemaat dapat memahami Firman Tuhan dengan lebih baik dan mengalami dampak perubahan hidup di komunitas Nyakeh.”
~ Pdt. Yulius

“Sejak film ini mulai diputar, saya melihat antusiasme yang sangat tinggi dari komunitas. Anak-anak hingga kakek-nenek di sini menonton film tentang Tuhan Yesus dalam bahasa Nyakeh… Meskipun berdurasi dua jam, tidak ada yang beranjak dari tempat duduk mereka hingga film selesai. Ini menunjukkan bahwa film ini benar-benar dipahami oleh orang-orang Nyakeh, termasuk anak-anak.”
~ Pdt. Kristanto

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Penerjemahan Alkitab

Apa arti frasa “Dan datanglah firman TUHAN kepada…” dalam Alkitab?

Frasa “Dan datanglah firman TUHAN kepada…” merupakan ungkapan yang berulang kali muncul dalam Alkitab sebagai tanda bahwa Allah sedang menyatakan kehendak-Nya secara langsung kepada para nabi untuk membimbing, menegur, atau mengutus mereka. Dalam artikel And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia menyoroti bahwa frasa ini menegaskan otoritas dan tujuan dari pesan Allah. Melalui And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia menunjukkan bahwa Firman Tuhan dimaksudkan untuk didengar, dipahami, dan dihidupi, bukan sekadar diucapkan. Dengan menerjemahkan Kitab Suci ke dalam bahasa hati, illumiNations Asia membantu memastikan bahwa Firman Tuhan benar-benar “datang kepada” setiap komunitas pada masa kini.

Alkitab dalam bahasa hati memungkinkan seseorang memahami iman melalui bahasa yang paling dekat dengan emosi, ingatan, dan identitasnya. Dalam And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia menunjukkan bahwa ketika Alkitab diterjemahkan ke dalam bahasa lokal, masyarakat dapat merespons Firman Tuhan dengan pemahaman dan keterlibatan yang lebih mendalam. illumiNations Asia menjelaskan bahwa mendengar Firman Tuhan dalam bahasa sendiri menghilangkan hambatan yang sering muncul ketika hanya tersedia dalam bahasa nasional atau bahasa warisan kolonial. Melalui And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia menegaskan bahwa pemahaman yang jelas merupakan dasar bagi terjadinya transformasi rohani.

Penerjemahan Alkitab memungkinkan komunitas suku dan kelompok minoritas menjalani kehidupan iman tanpa harus bergantung pada penerjemah dari luar. Dalam And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia mendokumentasikan bagaimana gereja-gereja di komunitas adat mengalami pembaruan dalam penyembahan, pengajaran, dan penginjilan setelah Kitab Suci tersedia dalam bahasa mereka sendiri. illumiNations Asia juga menunjukkan bahwa penerjemahan Alkitab memberdayakan para pemimpin lokal untuk memuridkan komunitas mereka dengan lebih efektif. Melalui And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia menggambarkan bahwa akses terhadap Firman Tuhan menumbuhkan rasa memiliki, martabat, dan pertumbuhan rohani yang berkelanjutan.

Jesus Film melengkapi pelayanan penerjemahan Alkitab dengan menghadirkan kisah Injil dalam format audio-visual yang mudah dipahami. Dalam And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia membagikan kesaksian tentang komunitas-komunitas yang menyaksikan Jesus Film dalam bahasa hati mereka dengan perhatian penuh dan pemahaman yang lebih baik. illumiNations Asia menjelaskan bahwa ketika dipadukan dengan Alkitab yang telah diterjemahkan, film tersebut memperkuat pemahaman Alkitab lintas generasi. Melalui And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia menyoroti bagaimana media multimedia membantu Firman Tuhan menjangkau baik mereka yang dapat membaca maupun yang belum memiliki kemampuan literasi.

illumiNations Asia mendukung penerjemahan Alkitab dengan bermitra bersama gereja-gereja lokal, lembaga penerjemahan, dan para pemimpin komunitas di berbagai wilayah Asia. Dalam And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia menekankan pentingnya kolaborasi, pelatihan jangka panjang, dan praktik penerjemahan yang berkelanjutan. Selain itu, illumiNations Asia juga menggerakkan para pendukung dari berbagai negara untuk membantu mendanai dan mempercepat proses penerjemahan Alkitab. Melalui And the Word of the Lord Came to…, illumiNations Asia kembali menegaskan misinya agar setiap orang dapat mendengar Firman Tuhan dalam bahasa yang benar-benar mereka pahami.

roma 10:14

"Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya jika mereka tidak percaya kepada-Nya? Dan bagaimana mereka dapat percaya kepada-Nya jika mereka belum pernah mendengar tentang Dia? Dan bagaimana mereka dapat mendengar tentang Dia jika tidak ada yang memberitakan?"

Bergabunglah dalam gerakan Tuhan hari ini.

Please Fill out the form below